Product Knowledge: Kunci Penjualan dalam Bisnis Reseller Anda

Ketika anda telah memutuskan untuk memulai bisnis reseller, tentu kemampuan yang harus anda asah, salah satunya, adalah kemampuan dalam melakukan penjualan atau sales. Tahukah Anda bahwa kunci sukses dalam penjualan adalah memahami product knowledge.

Product Knowledge adalah kemampuan untuk memahami informasi mengenai produk—yang akan anda jual—secara mendalam. Anda juga diharapkan mampu menyampaikan informasi tersebut kepada pelanggan potensial. Tanpa product knowledge, sulit untuk meyakinkan pelanggan potensial Anda agar memilih dan membeli produk Anda.

 Penguasaan terhadap product knowledge akan menumbuhkan kepercayaan diri Anda dalam berkomunikasi dengan calon pelanggan. Bisnis Anda akan semakin berkembang, karena banyaknya penjualan yang Anda lakukan dari keberhasilan meyakinkan pelanggan potensial. Setidaknya, ada tiga hal yang perlu Anda perhatikan sebagai fondasi dalam penguasaan product knowledge. Berikut ini dapat Anda simak penjelasan lebih lanjut mengenai tiga hal tersebut:

  1. Pahami Soal Spesifikasi dan Karakteristik Produk

Tahapan awal dalam product knowledge yaitu Anda harus mengetahui secara detail soal spesifikasi dari produk Anda. Kita ambil contoh produk mukena travel DS, ketika Anda akan menjual produk ini kepada pelanggan Anda, maka yang perlu diketahui adalah hal-hal seperti; bahan dari mukena, warna atau motif yang tersedia, ukuran mukena  tersebut; apakah produk tersebut cocok untuk semua ukuran atau ada batasan ukuran, dsb.

Setelah memahami spesifikasi, anda perlu untuk memahami karakteristik produk Anda. Contohnya, untuk mukena travel DS yang beberapa di antaranya memakai bahan abutai, Anda harus tahu bahwa bahan tersebut karakteristiknya cenderung tidak panas, ringan, mudah untuk dilipat, sehingga mukena ini memang sesuai untuk karakteristik mukena travel DS. 

Ketika Anda paham soal spesifikasi dan juga karakteristik, yang juga tak boleh Anda lewatkan adalah keistimewaan produk tersebut dibanding produk lainnya. Semisal, sajadah travel anti-slip DS memiliki keunggulan—selain sajadah travel yang mudah untuk dibawa kemanapun—sajadah ini mempunyai feature anti-slip, sehingga membuat sajadah ini tidak mudah terbang dan juga bergeser ketika dipakai. Inilah keistimewaan produk sajadah tersebut dibanding yang lain.

Sebuah bisnis—reseller harus mengetahui produknya sendiri sedetail mungkin terutama terhadap karakteristik, spesifikasi, serta keistimewaan yang dimiliki untuk setiap produk yang akan Anda pasarkan sebagai identitas utama dari produk Anda

  1. Pahami Manfaat Spesial dari Produk Anda

Hal kedua yang tidak boleh dilewatkan adalah manfaat spesial dari produk Anda. Hal ini sebenarnya bisa dikatakan mirip dengan mengenali unique selling point (USP) produk Anda. Ketika Anda menjual produk, Anda harus memahami apa yang membedakan produk Anda dengan kompetitor lain. Hal ini berfungsi untuk meyakinkan pelanggan potensial agar memilih produk Anda dibanding ribuan pesaing yang menjual jenis produk yang sama.

Ketika seorang DS reseller menjual produk sajadah genggam MURI, akan sangat mudah meyakinkan calon pelanggan untuk membeli produk tersebut. Produk yang memiliki keistimewaan sebagai pionir sajadah dengan lipatan terkecill, menjadikan produk tersebut praktis dan tidak banyak makan tempat. Karakteristiknya yang waterproof, membuatnya mudah untuk dibersihkan, sehingga memberikan banyak manfaat untuk mereka yang sering bepergian namun tetap harus menjalankan ibadah. Fakta soal manfaat spesial yang ada akan memberikan rasa percaya diri kita untuk meyakinkan ke calon pelanggan bahwa produk yang kita jual adalah solusi dari kebutuhan mereka.

Ketika pelanggan merasa bahwa produk Anda adalah apa yang mereka butuhkan, mereka tidak hanya akan membeli, tetapi otomatis juga akan merekomendasikan produk Anda ke relasi mereka—-orang-orang yang memiliki kebutuhan yang sama. Apabila Anda tidak mengetahui manfaat spesial produk Anda, tentu calon pelanggan tidak akan mempunyai alasan atau ketertarikan mengapa mereka harus membeli produk Anda.

  1. Pahami Pelanggan dan Kompetitor Anda

Product knowledge, memang lebih umum dikenal akan pemahaman informasi soal produk. Tetapi, informasi soal produk sejatinya tidak hanya sekedar berhenti di spesifikasi, karakteristik, serta manfaat produk. Anda dapat memperluas bahkan menguji tingkat pengetahuan product knowledge dengan memahami pelanggan dan kompetitor Anda.

Memahami pelanggan dapat dilakukan dari segi karakteristik dan kebutuhan (atau permasalahan) yang mereka miliki. Agar lebih mudah dipahami, kita dapat melihat contoh ketika pelanggan Anda adalah tipe karakteristik yang menyukai hal yang serba simple. Ketika mereka membeli produk mukena DS, mereka kebingungan akan cara melipat produk tersebut dan merasa produk tersebut tidak dapat menjawab permasalahan mereka. Nah, ketika hal ini terjadi, Anda harus memastikan bahwa sebenarnya produk Anda dapat memberikan solusi pada permasalahan tersebut. Di DS, ketika pelanggan kesulitan melipat mukena ataupun sajadah, tentu kami sudah menyiapkan tutorial melipat produk tersebut dengan benar sehingga dapat memberikan pencerahan kepada pelanggan. Inilah contoh bagaimana product knowledge bekerja ketika Anda memahami karakteristik ataupun kebutuhan pelanggan Anda.

Memahami kompetitor dapat meningkatkan performa ketika Anda berkomunikasi dengan pelanggan potensial. Dengan memahami kompetitor, Anda dapat melihat celah dan kemudian membandingkan dengan produk yang Anda jual. Contohnya ketika pelanggan Anda akan membeli mukena travel. Anda dan kompetitor menjual produk yang sama, tetapi Anda tahu bahwa mukena travel yang dijual kompetitor ukurannya jauh lebih besar dari mukena Anda. Produk mereka harganya juga terbilang mahal tetapi tidak awet. Anda dapat meyakinkan pelanggan bahwa produk Anda lebih baik karena; ukuran mukena yang Anda jual ketika dilipat jauh tidak lebih makan tempat, dijual dengan harga yang kompetitif, serta produk yang Anda jual jauh lebih awet dan tahan lama. Ini adalah contoh ketika Anda memahami kompetitor, Anda dapat mempelajari celah yang ada dan meningkatkan pengetahuan soal product knowledge.

Begitulah seputar informasi tentang pentingnya memahami product knowledge. Ketika Anda sudah memutuskan untuk menjadi reseller, Anda dapat mengasah kemampuan memahami product knowledge salah satunya dengan berkonsultasi kepada supplier Anda. Di DS sendiri, segala hal yang berhubungan dengan product knowledge sudah kami sediakan, dan DS reseller juga dapat berkonsultasi dengan customer service kami.

Leave a Reply

Your email address will not be published.